5 Gunung Terbaik Untuk Kemping Di Indonesia

Gunung adalah salah satu tempat terbaik untuk kemping. Beruntung Indonesia punya banyak gunung yang cocok untuk ak tivitas seru yang satu itu. Bersama teman atau keluarga, agenda kemping di 5 gunung ini pasti sama asyiknya!

Kemping di gunung berarti menyatu dengan alam. Mendirikan tenda di tanah lapang, membuat api unggun saat malam, menghirup udara sejuk dan bersih. Saat pagi tiba, panorama cantik khas pegunungan menghampar di depan mata. Udara dingin menusuk kulit, tapi siapa yang tak ingin menyambut sinar mentari pagi?

Banyak gunung di Indonesia menyuguhkan pengalaman kemping yang sempurna. Dikutip dari detikTravel, Kamis (23/5/2013), berikut 5 Gunung Terbaik Untuk Kemping Di Indonesia :

1. Gunung Semeru, Jawa Timur

img

Semeru tak hanya terkenal sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa, atau film ‘5 Cm’ yang baru-baru ini syuting di sana. Gunung Semeru tersohor dengan keindahannya. Kalau mencapai puncak Mahameru dirasa terlalu berat, Anda bisa trekking dan kemping di beberapa tempat.

Ada 3 danau yang jadi tempat kemping para pendaki: Ranu Pane, Ranu Regulo, dan Ranu Kumbolo. Ranu Pane adalah desa terakhir sebelum memulai pendakian di Semeru. Tak jauh dari sini terdapat Ranu Regulo yang cocok untuk kemping bersama keluarga.

Sementara untuk mencapai Ranu Kumbolo, Anda harus mendaki setidaknya 4 jam. Tapi tempat inilah yang disebut-sebut sebagai ‘mahakarya Gunung Semeru’. Danaunya berair jernih, panoramanya luar biasa indah. Saat pagi tiba, Anda bisa melihat titik-titik es yang mencair terkena sinar matahari.

Gunung Semeru bisa ditempuh dari Kota Malang atau Lumajang. Dari Terminal Kota Malang, Anda bisa naik angkutan umum menuju Desa Tumpang dilanjutkan dengan naik jip atau truk sayuran menuju Desa Ranu Pane. Anda akan berhenti sejenak di Gubugklakah untuk perizinan masuk kawasan Gunung Semeru.

Dari Lumajang, wisatawan bisa naik kendaraan menuju Senduro lalu lanjut ke Burno. Dari Burno, Anda bisa menyewa kendaraan menuju Ranu Pane.

2. Gunung Rinjani, Lombok

img

Inilah gunung ketiga tertinggi di Indonesia, setelah Puncak Cartenz dan Gunung Kerinci. Tak jarang wisatawan datang ke Lombok, NTB, hanya untuk mendaki gunung ini. Terletak di Taman Nasional Gunung Rinjani, pemandangan gunung ini sangat memukau. Salah satu ‘masterpiece’nya adalah Danau Segara Anak.

Puncak Gunung Rinjani berada di ketinggian 3.726 mdpl, dan Danau Segara Anak berada di ketinggian sekitar 2.000 mdpl. Para pendaki biasa kemping di pinggir danau ini, baik saat menuju maupun pulang dari puncak Rinjani. Danau seluas 1.100 hektar ini tersohor karena keindahannya. Dari kemah, Anda bisa melihat Gunung Baru Jari (anak Gunung Rinjani).

Kemping di pinggir Danau Segara Anak akan lebih seru jika Anda membawa alat pancing. Di danaunya terdapat ikan nila, mas, dan mujair yang bisa dipancing kemudian dibakar di api unggun. Nikmat!

Ada beberapa jalur pendakian di Gunung Rinjani. Un tuk mencapai Danau Segara Anak, wisatawan bisa memilih satu di antara tiga jalur: Sembalun, Senaru, atau Torean. Kota terdekat untuk mencapai ketiga rute ini adalah Mataram.

Dari Kota Mataram, Anda bisa menyewa mobil langsung ke Sembalun, Senaru, atau Torean. Kalau naik angkutan umum ke Sembalun, wisatawan harus transit di Aikmel terlebih dahulu. Tapi kalau mengambil dua jalur lainnya, ada angkutan umum dari Mataram langsung menuju Senaru dan Torean.

3. Gunung Papandayan, Jawa Barat

img

Gunung Papandayan terletak di Kabupaten Garut. Dengan ketinggian 2.665 mdpl, gunung ini cocok untuk pemula. Treknya pun cenderung landai, pemandangannya pun indah. Kalau enggan trekking ke puncaknya, wisatawan bisa kemping di 2 tempat favorit yakni Pondok Salada dan Tegal Alun.

Pondok Salada berupa tanah lapang dan padang edelweis yang luas. Di sini juga tersedia air bersih yang bisa digunakan untuk keperluan kemping. Dari sini, Anda bisa melihat langsung Hutan Mati yang dipenuhi pohon-pohon mati tanpa daun.

Tegal Alun adalah ‘kembarannya’ Alun-alun Suryakencana di Gunung Gede. Sebidang tanah luas berkontur dipenuhi bunga edelweiss, sangat indah dan hijau saat musim hujan. Wisatawan juga bisa kemping di sini, meski lebih sepi dibanding Pondok Salada. Ada aliran air bersih juga di Tegal Alun, tapi jangan sampai Anda malah mengotorinya ya!

Tak sulit untuk mencapai lereng gunung ini. Dari Kota Garut, bertolaklah ke arah Cijulang. Di pertigaan Cisurupan ambil jalan lurus. Tenang saja, ada papan petunjuk bertuliskan ‘Selamat Datang di Gunung Papandayan’.

4. Gunung Gede, Jawa Barat

img

Masih di Jawa Barat, inilah gunung yang seringkali jadi eskapisme akhir pekan warga Jakarta. Gunung Gede, yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, terletak di 3 kabupaten yakni Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.

Gunung ini asyik untuk didaki, baik sampai puncak maupun sekadar kemping. Setidaknya ada dua tempat kemping favorit di Gunung Gede, yaitu Kandang Badak dan Alun-alun Suryakencana. Kandang Badak menjadi perhentian favorit pendaki yang ingin melanjutkan perjalanan ke Puncak Gede. Berada di ketinggian 2.200 mdpl, Anda bisa mencapainya dengan 3,5 jam trekking lewat jalur Cibodas.

Kalau Anda mau kemping di tengah padang edelweiss, bangunlah tenda di Alun-alun Suryakencana. Letaknya lebih tinggi dibanding Kandang Badak, yaitu 2.750 mdpl. Luas Alun-alun Suryakencana sekitar 50 hektar, dan punya aliran sungai jernih.

Selain dua tempat itu, ada pula camping sites di areal taman nasional dengan kapasitas 100 orang. Ada pula Salabintana Camping Ground dengan kapasitas 150 orang.

Dua jalur yang paling banyak digunakan wisatawan adalah Jalur Cibodas dan Jalur Putri. Trek di Jalur Cibodas lebih landai, pemandangannya pun lebih bagus. Lain halnya dengan Jalur Putri yang treknya cukup terjal, namun Anda bisa lebih cepat sampai di Alun-alun Suryakencana.

5. Gunung Bunder, Jawa Barat

img

Gunung Bunder berada di Bogor, Jawa Barat. Ketinggiannya antara 750-1.050 mdpl. Kawasan ini terkenal oleh banyaknya curug (air terjun) antara lain Curug Seribu, Curug Cigamea, Curug Ngumpet, dan Curug Cihurang. Semua curug ini terletak dekat dengan jalan raya, sehingga mudah dijangkau wisatawan.

Di sini, wisatawan bisa mendirikan tenda di Bumi Perkemahan Gunung Bunder. Tempat kemping ini punya fasilitas outbound yang bisa diikuti oleh Anda dan keluarga. Cara untuk mencapainya juga cukup mudah.

Dari Kota Bogor, bertolaklah ke arah Institut Pertanian Bogor (IPB) kampus Dramaga. Setelah beberapa kilometer melewati IPB, wisatawan akan menemukan sebuah jalan menuju Gunung Bunder. Teruskan perjalanan ke arah Ciampea, Cibungbulang, kemudian sampailah Anda di Gunung Bunder.

Nah, itulah 5 Gunung Terbaik Untuk Kemping Di Indonesia sedikit ulasan semoga menambah wawasan anda.

Sumber

10 Vila Terbaik Di Bali

img

10 Vila Terbaik Di Bali – Memiliki panorama alam yang cantik, Bali kini semakin ramai dikunjungi turis dalam dan luar negeri. Puluhan vila pun mulai memenuhi Pulau Dewata. Inilah 10 vila terbaik di Bali.

Inilah 10 Vila Terbaik Di Bali, versi The Sydney Morning Herald, Rabu (20/2/2013):

1. Sentosa Villas, Seminyak
Berada di ujung Jl Petitenget, Seminyak, Vila Sentosa hadir dengan penampilan yang glamor dan mewah. Vila ini pernah disewa oleh perenang olimpiade dan menantu bangsawan Bali, Michael Klim.

Ada 45 vila yang bisa Anda pilih untuk huni. Jenisnya pun berbeda-beda, ada yang terdiri dari satu hingga lima kamar, dengan tipe presidential suite. Berbagai fasilitas mewah pun akan memanjakan Anda ketika beristirahat di sana. Bayangkan, betapa asyiknya sarapan di samping kolam renang.

Harga sewa vila ini cukup mahal. Untuk vila satu kamar Anda diminta membayar USD 420 (Rp 4 juta) dan USD 550 (Rp 5,3 juta) untuk vila dengan dua kamar.

2. The Istana, Uluwatu
Menginap di The Istana di Uluwatu, pelancong akan disuguhkan dengan pemandangan paling spektakuler di ujung selatan Pulau Bali. Nuansa romantis pun mengelilingi vila ini.

The Istana pertama kali dibangun pada tahun 2002. Vila ini memiliki 5 suite, 2 kolam renang, dengan vila yang berada di tepian tebing, lengkap dengan ruang tidur anak dan asisten rumah tangga. Harga sewanya juga cukup mahal, yaitu USD 2.285 (Rp 22 juta).

The Istana cocok sekali untuk traveler ingin menikmati liburan tenang. Ini karena The Istana sengaja untuk sebuah liburan mewah yang namun tetap menjaga privasi. Lupakan pengalaman buruk mengantre lama di dalam bar, karena ada 26 staf di Istana yang siap melayani Anda menikmati bar pribadi. Lebih asyik lagi, turis hanya butuh waktu 5 menit naik mobil menuju Pura Uluwatu.

3. Space Villas, Seminyak
Tak hanya Sentosa, Seminyak juga punya vila lain yang tak kalah asyik, yaitu Space Villas. Space berada di Jl Drupadi. Di sana, wisatawan tidak akan merasakan kemacetan.

Berada di dalam gang, vila ini memiliki 6 kamar dengan dua tempat tidur, dan 5 kamar dengan satu kasur untuk pasangan. Tak hanya itu, fasilitas lain yang dimiliki vila seharga USD 385 (Rp 3,7 juta) untuk vila dua kamar ini adalah kolam renang, dan kamar mandi yang terbuka. Setiap pagi, akan ada pelayan vila yang menyiapkan sar apan setiap tamu.

Jika datang dengan keluarga besar, vila sewaan Anda bisa dihubungkan satu sama lain lewat pintu penghubung. Jadi tidak perlu repot-repot keluar vila untuk masuk ke kamar anak atau pun saudara.

4. Puri Bawana, Canggu
Puri Bawana di Canggu memiliki panorama unggulan yaitu hamparan sawah. Vila ini berada di utara Seminyak dan memiliki 12 staf, termasuk koki terkenal dan keamanan yang siap melayani seluruh tamu yang datang.

Puri Bawana memiliki tata letak yang begitu asri, seperti rumput hijau yang menjadi karpet halaman. Tak hanya itu, vila ini juga memiliki kamar tidur yang romantis. Hanya saja, sama seperti vila sebelumnya, harga sewa Puri Bawana cukup tinggi, yaitu USD 1.095 (Rp 10 juta).

Seolah sudah disiapkan untuk keluarga yang sedang liburan, vila ini juga sudah menyiapkan ruangan khusus untuk babysitter pribadi. Asyik kan?

5. Atas Ombak, Oberoi
Atas Ombak adalah vila terbaik lain yang ada di Bali. Berada di Oberoi, banyak yang bilang Atas Ombak menyuguhkan pemandangan yang langka, mungkin tidak ditemukan di tempat lain.

Vila ini memiliki 5 kamar tidur, dengan masing-masing kamar mandi yang terbuka ke alam. Anda pun akan diajak seolah menyatu dengan alam. Letaknya yang dekat dengan Pantai Seminyak, yaitu hanya 100 meter, menjadi nilai lebih untuk vila seharga USD 1.925 (Rp 18,6 juta) ini.

Ketika sore tiba, santaikan diri Anda dengan duduk santai di bale-bale yang menghadap langsung ke laut. Nikmati pemandangan nelayan lokal yang sedang menarik perahu pada matahari terbenam.

6. Kubu Villas, Seminyak
Kubu Villas telah ada sejak tahun 1999, dan menjelma menjadi salah satu real estate utama di pusat Seminyak. Datang ke sini, Anda tidak akan dipusingkan dengan kebisingan lalu lintas. Di pagi hari, turis akan dibangunkan dengan kokok ayam jantan.

Ada 15 vila di kompleks vila yang disewa dengan harga USD 245 (Rp 2,3 juta) ini, yakni mulai dari satu sampai tiga kamar tidur. Tamu pun akan dimanjakan dengan pelayan dan supir yang ramah.

Uniknya, setiap tamu akan merasakan sensasi menginap yang berbeda. Ini karena setiap vila dirancang berbeda. Meski begitu, masih ada beberapa fasilitas yang sama di setiap vilanya, yaitu kolam renang, taman, rumah joglo dan bale-bale.

7. Villa Kakatua dan Vila Kedidi, Canggu
Tak hanya Puri Bawana, Canggu juga punya vila lain yang menarik, yaitu Vila Kakatua dan Vila Kedidi. Kedua vila ini berada di daerah Umalas, atau sekitar 15 menit dari Seminyak.

Vila ini sengaja dirancang untuk keluarga. Ada 4 kamar tidur yang bisa digunakan sampai 10 orang di Villa Kakatua. Di Vila Kedidi, ada 3 kamar tidur, dan 7 kamar tidur ekstravaganza yang bisa digunakan 16 orang.

Kesamaan dari dua vila ini adalah terbuka langsung dengan alam, mulai dari paviliun hingga bale. Pelayanan keduanya pun komplet, seperti ada pelayan, 3 koki, 3 pembantu rumah tangga, dan penjaga keamanan yang siap 24 jam. Tak ketinggalan babysitter dan ahli pijat. Mau tahu harga sewanya? Untuk semalam Anda diminta membayar USD 458 (Rp 4,4 juta) minimal menginap dua malam.

8. Villa Sungai, Tabanan
Villa Sungai adalah vila pribadi yang dirancang dengan desain memukau. Vila ini memiliki 3 kamar tidur, jadi bisa dihuni oleh 6 orang.

Seolah ingin membawa tamu hidup lebih dekat dengan alam, vila ini memiliki infinity pool yang menghadap ke Sungai Agung. Di sebelahnya, terdapat Sungai Gold, vila untuk para pasangan baru.

Jika ingin menginap di sini, harga sewa yang diberikan sudah termasuk antar jemput dari bandara ke vila, camilan malam, pelayanan 24 jam, dan mobil lengkap dengan sopir. Harga sewanya adalah USD 1.000 (Rp 9,7 juta) per malam.

9. The Orchard House, Seminyak
Berada di nomor sembilan, The Orchard House Seminyak juga jadi salah satu vila terbaik yang ada di Bali. Vila ini memiliki 4 kamar tidur, dengan bungalow.

Yang membuat vila ini menarik adalah The Orchard House menjanjikan suasana vila berbeda. Bahkan, The Sydney Morning Herald mengatakan Anda tidak akan menemukan vila seperti ini di Bali. Mulai dari desain, permadani antik, hingga furnitur dipilih dengan hati-hati oleh sang pemilik vila. Harga sewanya yaitu USD 825 (Rp 8 juta).

10. Sungai Tinggi, Canggu
Canggu tampaknya dihuni oleh banyak vila bagus. Kali ini vila Sungai Tinggi masuk daftar vila terbaik di Bali. Penginapan ini dirancang untuk tamu para penggila pesta.

Ada banyak fasilitas vila yang cocok untuk merayakan pesta. Beberapa di antaranya adalah paviliun yang menghadap pantai, atau kolam renang 18 meter yang menghadap pantai pasir hitam. Tak heran jika harga sewanya cukup mahal, yaitu USD 875 (Rp 8,5 juta) per malam.

Dengan membayar harga sewa yang cukup mahal, Anda sudah mendapatkan fasilitas sewa mobil 8 jam, sepeda gunung, dan pelayan. Tak hanya itu, Anda juga bisa olahraga di lapangan tenis yang tersedia.

Nah, itulah 10 Vila Terbaik Di Bali semoga menambah wawasan anda.

Sumber

5 Patung Ciuman Paling Romantis Di Dunia

Sepertinya bukan cuma manusia saja yang bisa romantis. Seakan tak mau ketinggalan, patung juga bisa romantis dengan gaya berciuman. Tidak percaya? Di dunia, ada 5 Patung Ciuman Paling Romantis Di Dunia. Aih…

Beberapa tempat di dunia memang memiliki patung sebagai landmark-nya. Bentuknya macam-macam, ada yang mirip dengan binatang sampai manusia bebagai pose. Nah, kali ini ada yang unik, yaitu patung dengan pose berciuman,

1. Unconditional Surrender, San Diego, California

img

Hari kemenangan atas Jepang atau yang juga dikenal dengan nama V-J Day memang disambut suka cita oleh masyarakat Amerika Serikat. Mereka tampak gembira dan merayakannya di setiap sudut kota. Bahkan pada saat itu, ada juga yang berciuman di Times Square, New York dan difoto oleh Alfred Eisenstaedt.

Foto pria dan wanita berciuman tersebut sangat terkenal di AS, sampai-sampai dibuatlah patung yang mirip dengan fotonya. Patung tersebut dibuat oleh Seward Johnson di sebuah taman di San Diego, California.

2. El Beso, Lima, Peru

img

Patung ini diberi nama El Beso, atau yang dalam bahasa Indonesia adalah ciuman. Patung karya Victor Delfin ini berada di sebuah taman yang sudah lama dikenal paling romantis, yaitu El Parque del Amor, Lima, Ibukota Peru.

Pada sore hari, banyak pasangan kekasih yang datang ke taman romantis ini. Mereka asyik berbincang sambil menyaksikan sunset yang cantik di Samudera Pasifik. Seakan tak mau kalah dengan patung, mereka juga berciuman di sini.

3. Statue to Lovers, Kharkiv, Ukraina

img

Diresmikan pada tahun 2003, Statue to Lovers adalah karya dari seniman Dimitriy Ivanchenko. Patung ini berada di atas air mancur, tep atnya di sebuah taman di Kota Kharkiv, Ukraina. Pada malam hari, pemandangan di taman ini terlihat sangat indah. Air mancur yang menari di atas kolam dikombinasikan dengan lampu-lampu makin memperkental suasana romantis.

4. The Meeting Place, Stasiun Saint Pancras, London, Inggris

img

Patung ciuman ternyata tidak hanya di sebuah taman yan g romantis saja. Buktinya di Stasiun Saint Pancras, London, Inggris ada sebuah patung yang menarik perhatian para calon penumpang kereta. Benar saja, stasiun internasional ini punya patung ciuman setinggi 9 meter.

Patung ini adalah buah karya seniman Paul Day pada tahun 2007. Uniknya, Paul membuat patung ini berdasarkan imajinasinya terhadap rasa kasih sayang dengan sang istri.

5. Kissing Student, Tartu, Estonia

im   g

Tidak semua negara menganggap ciuman adalah hal yang tabu. Seperti di Tartu, Estonia yang memasang patung sepasang siswa yang sedang berciuman di sebuah universitas di sana. Sepasang patung tersebut terlihat sedang berciuman di bawah payung. Romantisnya

5 Tempat Wisata Dengan Kisah Paling Sedih

5 Tempat Wisata Dengan Kisah Paling Sedih – Indonesia memang memiliki berbagai tempat wisata yang memukau, seperti 5 tempat ini. Namun, kisah cinta yang melegenda di tempat-tempat ini tak seindah panoramanya, karena semua berakhir tragis.

Adanya legenda percintaan yang tragis di sebuah tempat, tentu menarik perhatian wisatawan. Banyak wisatawan yang datang, penasaran dan ingin membuktikan kebenaran kisah tersebut. Dikutip dari detikTravel, Kamis (21/2/2013) berikut 5 Tempat Wisata Dengan Kisah Paling Sedih di indonesia:

1. Makam Siti Nurbaya, Sumatera Barat

img

Siapa yang tak tahu kisah percintaan antara Siti Nurbaya dengan Syamsul Bahri dari Ranah Minang. Namun, cinta keduanya tak bisa bersatu karena perjodohan. Ini hanyalah sebuah cerita yang ditulis oleh Marah Rusli.

Akan tetapi, bisa jadi ini bukanlah cerita semata. Karena di Gunung Padang atau Bukit Siti Nurbaya di Padang, Sumbar, terdapat makam Siti Nurbaya. Makam ini, dipercayai sebagai tempat peristirahatan abadi Siti Nurbaya.

Berada di makam ini, sekilas wisatawan akan diajak mengenang kisah tragis gadis Minang yang dijodohkan paksa dengan Datuk Maringgih ini. Setelah berziarah ke makam Siti Nurbaya, jangan lupa datang ke Jembatan Siti Nurbaya. Anda bisa nongkrong di jembatan ini, sambil menikmati suasana malam Kota Padang.

2. Pulau Kemaro, Sumatera Selatan

img

Tak hanya di Sumatera Barat, di tengah Delta Sungai Musi, Palembang, Sumsel juga terselip kisah cinta tragis. Tepatnya di Pulau Kemaro antara Putri Raja Palembang, Siti Fatimah dengan saudagar kaya sekaligus pangeran asal negeri China, Tan Bun Ann.

Keduanya saling jatuh cinta dan sepakat untuk menikah. Siti Fatimah mengajukan syarat pada Tan Bun Ann untuk menyediakan 9 guci berisi emas. Untuk menjaga emas tersebut dari bajak laut, guci berisi emas tersebut ditutupi dengan asinan sawi oleh orang tuanya. Melihat isinya hanya asinan sawi, Tan Bun Ann pun kesal dan membuang guci-gu ci itu ke sungai.

Namun, guci terakhir yang ia lempar tidak sengaja pecah. Di situlah ia melihat keping-keping emas. Terlambat untuk menyadari kesalahannya, Tan Bun Ann pun terjun ke sungai dan mencari guci-guci tersebut. Mendengar kejadian tersebut, Siti Fatimah pun ikut terjun dengan niat membantu. Sebelum terjun, dirinya berkata, “Jika ada tanah yang tumbuh di tepi sungai ini, maka di situlah kuburan saya.”

Tak lama, muncul dua gundukan tanah yang dipercaya sebagai makam Siti Fatimah dan Tan Bun Ann. Untuk mengenang mereka, dibuatlah makam keduanya di Pulau Kemaro dan masih ada sampai saat ini.

3. Air terjun Coban Rondo, Jawa Timur
img

Coban Rondo di Desa Pandesari, Pujon, Malang, Jatim, menjadi air terjun yang ramai dikunjungi wisatawan. Di balik keindahannya, ada kisah sedih Dewi Anjarwati yang menanti sang suami dari medan perang. Sayang mereka tak bertemu hingga maut menjemput.

Di sini, ada batu besar yang konon batu ini dulu digunakan Dewi Anjarwati sebagai tempat duduk selama menunggu suaminya, Raden Baron Kusuma yang berduel melawan Joko Lelono yang menginginkan istrinya. Sampai pada akhir hayatnya, suami yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang. Ternyata Baron Kusuma dan Joko Lelono, keduanya sama-sama tewas dalam duel tersebut.

Hingga akhirnya kawasan di mana terdapat air terjun atau coban, di situ terdapat batu berukuran besar. Batu besar itu, konon menjadi tempat duduk Dewi Anjarwati yang sudah menjanda atau rondo. Oleh karena itu, air terjun di lokasi ini dinamakan Co ban Rondo.

4. Makam Jayaprana dan Layonsari, Bali

img

Di bagian barat Pulau Bali, ada Taman Nasional Bali Barat. Tak hanya menjadi tempat tinggal satwa liar, tempat ini juga menyimpan kisah cinta tragis antara Jayaprana dan Layonsari.

Tak heran, bila ada wisatawan yang masuk ke taman dan menanyakan makam Jayaprana dan Layonsari. Konon, mereka adalah pasangan suami istri yang harmonis. Sampai akhirnya, Raja Kalianget tertarik pada kecantikan Layonsari dan berusaha untuk mendapatkannya.  Dengan licik, sang Raja pun menyuruh Jayaprana pergi ke hutan dan dibunuhlah ia di sana. Sang istri, Layonsari, mengetahui kabar tersebut kemudian bunuh diri.

Menuju pura dan makam keduanya, traveler bisa memasuki sebuah ruangan dalam bangunan seperti balai desa beratap rendah. Sepasang patung lelaki dan perempuan yang menggambarkan sosok Jayaprana dan Layonsari, mengisi tepat di tengah ruangan.

5. Danau Dendam Tak Sudah, Bengkulu

img

Jika Anda traveling ke Bengkulu Utara, Bengkulu. Di sana ada sebuah danau dengan nama unik, yaitu Danau Dendam Tak Sudah. Di balik namanya, ternyata tersimpan cerita cinta tragis seputar danau.

Konon, danau yang berada di Kota Bengkulu ini adalah saksi cinta sepasang muda-mudi. Mereka sepakat untuk sehidup semati, tapi sayang cinta keduanya tidak mendapat restu orangtua. Akhirnya, mereka pun terjun bersama ke dalam danau.

Terlepas dari cerita yang melatarbelakanginya, tempat wisata ini memang menarik untuk dikunjungi. Ada banyak pepohonan hijau yang menyuguhkan udara segar di sekitar danau. Tidak hanya itu, turis juga bertemu kawanan lutung dan monyet ekor panjang yang lucu di sini.

Sumber

Belatung Penyingkap Tabir Kematian

https://ngasaltulisblog.files.wordpress.com/2013/05/390b2-belatung.jpg

Tubuh laki-laki itu terbujur kaku di kamarnya. Tidak seorangpun yang tahu apalagi menyaksikan kematiannya, sampai-sampai bau busuk dari sang mayat menyeruak keluar jendela dan pintu.

Para petugas semuanya mengenakan masker untuk menghindari terhisapnya bau racun tersebut. Kapan, mengapa dan bagaimana ia meninggal tak ada satu orangpun yang bisa menjelaskan, hanya ditemukan ribuan belatung menggeliat di tubuh mayat tersebut.

Dapatkah makhluk kecil tersebut menyingkap tabir dibalik misteri kematiannnya?
Keberadaan belatung dimayat dapat membantu mengungkapkan banyak hal seperti waktu kematian, penyebab kematian bahkan identitas mayat dan pelaku pembunuhan.

Ternyata hewan kecil yang menjijikkan bagi sebagian orang tersebut berperan besar dalam penyelidikan forensik, dalam ilmu entomologi forensik, belatung dianggap sebagai “amazing insect”.

Mengenal Lebih Dekat Belatung
Belatung sebenarnya adalah larva lalat, kutu dan kumbang. Umumnya larva hidup sebagai parasit dan merusak jaringan makhluk lain, dan kebanyakan belatung yang terdapat pada mayat yang terpapar berasal dari larva lalat.

Kenapa belatung sering ditemukan pada mayat?
Karena mayat mengeluarkan bau busuk terutama ketika terpapar udara bebas, maka lalat, kutu atau kumbang seba gai makhluk yang paling doyan dengan bau-bau busuk merasa terpanggil untuk mendekat dan melekat kemudian meletakkan telurnya pada bagian tubuh mayat, nah sahabat anehdidunia.com telur tersebut menetas dan mengeluarkan larva yang lazim disebut belatung.

https://ngasaltulisblog.files.wordpress.com/2013/05/73e2b-siklusbelatung.gif

Bukan hanya mayat yang digemari para larva ini, mahkluk yang masih hiduppun bisa menjadi rumah favorit bagi belatung, sebagai contoh kisah yang masih hangat seorang bocah, Ummi Darmiati di daerah Mamuju yang berjuang melawan rasa sakit akibat serangan belatung-belatung ganas yang bersarang di tubuhnya.

Kerjasama Tim Forensik Dengan Belatung

https://i0.wp.com/files.forensicmed.webnode.com/200000017-456a246645/forensicentomologyposter.jpg

1. Saat menghembuskan nafas terakhir
Memastikan waktu kematian tanpa ada saksi tentu sangat sulit, paling tidak memperkirakan dengan melihat keadaan mayat. Misal kekakuan mayat, lebam pada mayat dll. Belatung dapat memberikan kontribusi untuk perkiraan waktu kematian.

Caranya : memeriksa alat pernafasan belatung, sebab alat pernafasan ini terus mengalami perubahan sejalan dengan waktu. Tentu saja yang bisa mengetahuinya adalah para ahli forensik.

2. Perpindahan mayat
Belatung dapat membantu menentukan apakah lokasi ditemukannya mayat sama dengan lokasi kematian.

Caranya : mencocokkan jenis belatung atau serangga lain yang ditemukan di tubuh mayat dengan tipe lalat atau serangga lain yang hidup di sekitar lokasi ditemukannya mayat.

3. Identitas mayat
Seringkali ditemukan tubuh mayat sudah tak berbentuk, sulit dikenal atau tanpa petunjuk identitas yang jelas. Sebagai contoh, mayat yang harus digali dari kuburan untuk sebuah visum. Untuk memastikan identitas mayat tersebut, belatung sangat berperan.

Caranya : karena kebisaan belatung yang mencerna jaringan tubuh mayat, maka saluran cerna belatung diperiksa melalui tes DNA untuk proses identifikasi. Selain itu belatung juga memakan cairan sperma atau cairan vagina, sehingga selain identifikasi korban belatung dapat juga digunakan untuk menca ri identitas pelaku dalam kasus kekerasan seksual.

4. Mencari Penyebab Kematian
Untuk yang satu ini, belatung benar-benar unjuk gigi, sebab mengungkap misteri penyebab kematian bukanlah hal yang mudah.

Caranya : Bagian tubuh mayat yang menjadi tempat paling favorit berkumpulnya belatung merupakan sebuah petunjuk penting. Belatung umumnya paling menyukai hidup dibagian mata, hidung, telinga, mulut. Intinya bagian berlobang dari tubuh, karena belatung suka kegelapan di lobang

Bagaimana jika belatung ditemukan pada bagian tubuh yang lain? Nah ini dia petunjuknya.

* Apabila belatung ditemukan di lengan misalnya, maka diidentifikasi ada luka di lengan, sebab luka yang mengeluarkan darah merupakan hal yang amat menarik dan disukai para belatung sehingga mereka berkumpul dibagian luka tersebut.

* Demikian juga bila belatung ditemukan di bagian kemaluan dan anus, padahal bagian ini termasuk tempat yang tidak d isukai belatung (tahu diri juga nih makhluk), tetapi jika ada bau-bau khusus yang menarik mereka untuk berkumpul disana (misal bau cairan sperma dan vagina) maka belatung akan banyak ditemukan didaerah ini, jadi dapat diidentifikasi bahwa sebelum kematian terjadi kekerasan seksual.

* Bahkan, jika ada kecurigaan keracunan pun, dapat diketahui melalui belatung yaitu belatung di ekstraksi dan dilakukan uji racun ( toksikologi).

Mahkluk kecil ini ternyata sangat bermanfaat dalam usaha mencari kebenaran, tapi sepertinya dalam aplikasi penyelidikan di Indonesia belum terlalu dimanfaatkan.

sumber:http://www.sukague.com/2010/12/belatung-si-penyingkap-tabir-kematian.html

Sadar Dari Koma Karena Telepon Cinta

Saat mendengar rayuan, “Akan ku arungi lautan untuk cinta” rasanya terlalu hiperbolik, atau istilah anak sekarang alay banget, siiih…tetapi ungkapan tersebut sebenarnya menunjukkan betapa hebatnya cinta, ia bisa berbuat hal-hal yang besar.

Matthew Taylor, seorang pemuda Inggris (31) pindah ke Bali tahun 2009 sebagai guru Bahasa Inggris. Di pulau para dewa ini, ia bertemu dengan gadis lokal, Handayani Nurul (27) dan mereka berdua menjalin hubungan kasih.

Tragis, 18 bulan setelah menetap di Bali Taylor mengalami kecelakaan motor. Kepalanya mengalami gegar otak parah. Pasangan itu berniat menikah, mereka telah bertunangan, namun rencana itu harus tertunda saa t Taylor mengalami kecelakaan kala mengemudikan motor 9 Juli tahun lalu. Selain tengkorak yang retak, rongga matanya juga harus direkonstruksi menggunakan tulang dari pahanya. Saat operasi itulah, ia koma, dan dalam kondisi vegetatif.

Pada bulan Oktober, Taylor dipulangkan ke Inggris. Kedua orang tuanya terus berjaga di samping tempat tidur di Royal Derby Hospital.

Nurul sempat menemani Taylor selama tiga bulan, namun mahasiswi Sastra Belanda di Universitas Indonesia itu terpaksa kembali ke Bali gara-gara visanya habis. Maka, Taylor pun kembali terbaring sendiri. Suatu hari, Handayani Nurul menelepon dan diangkat oleh kedua orang tua Taylor. Mereka pun segera mengarahkan telepon ke telinga Taylor. Ajaib, saat mendengar suara kekasihnya itu, air mata Taylor mengalir ke pipinya. Itu adalah kali pertamanya guru Bahasa Inggris tersebut menunjukkan tanda-tanda pulih.

“Air matanya mengalir saat kami mendekatkan telepon ke telinganya. Kekasihnya men anyakan sesuatu, ia seakan menjawab “ya” dengan bahasa tubuhnya,” kata ayah tiri Taylor, Simon Moore, seperti dimuat Daily Mail. Sejak telepon pertama tiga minggu lalu, kini Taylor perlahan-lahan mulai pulih. Lebih banyak gerakan yang dilakukannya.

“Kesadarannya masih rendah, tapi ia bisa menggerakkan tangannya, kiri dan kanan saat telepon berdering. Kami sangat lega ia mulai pulih,” kata Moore. Ibu Taylor, Heather makin rajin menelepon Nurul untuk menstimulasi putranya. Moore menambahkan, mereka berjaga siang dan malam di rumah sakit, dengan dada berdebar bersiap menghadapi yang terburuk. Sekarang, dengan perkembangan positif Taylor, membuat mereka sangat senang.

Seentara, Luke Griggs, juru bicara yayasan cedera otak Headway mengatakan, Taylor kini punya harapan bisa sembuh total. Dia menjelaskan, terapi penganggulangan koma (coma arousal therapy) seringkali digunakan untuk menstimulasi pasien yang kesadarannya berkurang, koma atau kondisi vegetatif.

“Periode stimulasi dirancang dengan hati-hati, dalam bentuk suara, sentuhan, bau, dan rasa. Yang digabungkan dengan periode istirahat pasien agar tidak membebani indranya.

“Meskipun kasus setiap individu berbeda, pada umumnya, semakin lama ia tak sadar, makin kecil peluangnya untuk sembuh total.”

Namun, keajaiban bisa saja terjadi. “Kami mendengar beberapa contoh, seseorang bisa bangkit dari koma, sembuh total, dan melanjutkan hidup dengan bahagia,” kata dia. Fakta itu menunjukkan bahwa program terapi mungkin efektif. Juga bukti kekuatan cinta bisa menciptakan keajaiban.

Nah, apakah kamu sadar betapa besar cinta orang tua terhadap kita, ayo kita baktikan hidup dengan cinta terhadap orang tua dan semua orang, ya. Karena cinta akan mengubah dunia menjadi tempat tinggal yang lebih indah.

sumber:http://argakencana.blogspot.com/2012/06/kriiing-telepon-cinta-membangunkan.html

Perjalanan Sedih Kakek Nenek

Malam ini sungguh udara tak bersahabat,, ku tengok jam sudah merangkak kepuncak , pukul 23.20. Kutarik selimut tipisku yang sudah tergulung di pojok kasur usangku, kupejamkan mata berharap pagi masih lama, namun susah untuk memejamkan mata, walau tubuh ini sudah sangat lelah karena seharian mengerjakan tugas dari kampus, tiba-tiba œkruuk,,,kruuuk,kruuk. cacing dalam perut meronta karena ternyata seharian ini belum diberi makanan yang layak, pagi hari hanya diisi dengan segelas susu.. sesaat rasa lapar ini kubuang jauh dan kucoba memejamkan mata kembali, namun mata ini sama sekali tak mau kompromi

Sudahlah, kuturuti apa mau perut ini,kusingkirkan selimut tipis yang menjadi andalan, kuambil jaket dan kukantongi dompet, kubuka pintu kamar pelan-pelan.. kupinjam kunci pintu gerbang yang selalu digantungkan didepan kamar ibu kost. lalu hati-hati kubuka pintu besi yang usang dan bunyinya nyaring saat dibuka..

Kudorong motor keluar pelan-pelan agar suaranya tak membangunkan teman-teman, segera kupacu motor kesatu tujuan, œNasi Goreng depan kampus, jam segini mungkin hanya itu yang masih ada didekat kost, kupesan satu nasi goreng saat menunggu antrian mata ini melihat sekeliling, kendaraan hanya satu, dua yang lewat, karena kota Solo tidak terlalu ramai

Disebrang jalan tepat depan emperan toko terlihat 2orang kakek nenek yang duduk terdiam dengan bungkusan kecil ditangan sang kakek, mereka terlihat kebingungan dibawah sorot lampu jalan yang masih terang, kuhampiri mereka dan mencoba menyapanya,..

aku: œajeng teng pundi mbah?(mau kemana nek?)

nenek: œajeng tilik putu nduk..(mau jenguk cucu,nak..)

aku: œdalem™e putrane pundi? simbah wau saking pundi?(rumah anaknya mana?nenek tadi dari mana?)

kakek: œkulo saking Madiun,anak kulo Klaten..(saya dari Madiun,anak saya Klaten..)

aku: œSaking Madiun nitih menopo mbah? kok mandap mriki?(dari Madiun naik apa?kok turun sini?)

nenek: œsimbah kente™an sangu nduk, trus didunke mriki nang pak supir..(nenek kehabisan ongkos nak, trus diturunkan disini sama pak supir)

Sebentar terdiam lalu tanpa basa-basi kuajak mereka kesebrang jalan untuk makan, karna ku yakin mereka belum makan, pe sananku tak jadi kubawa pulang, kutemani 2orang tua ini makan sambil kuajak mereka ngobrol lagi,

aku: œtapi pun ndalu mbah,klaten tesih sejam melihnitih bis, nginep tenggen kulo riyin, enjing-enjing kulo terke teng terminal?(Tapi ini sudah larut malam nek, Klaten masih 1jam lagi naek bis, mau menginap dikostku nek besok pagi kuantar keterminal?)

tapi nenek itu gak mau, mungkin sungkan, sambil melanjutkan makannya masih ku ajak nenek dan kakek ngobrol, mereka bercerita sudah 2tahun lebih tidak bertemu anak dan cucunya, ia bercerita juga, anak lelakinya bekerja didepot Pertamina, dan menantunya membuka toko kelontong dirumahnya, sedangkan kakek tua itu hanya buruh tani, mendengar cerita itu terasa miris sekali, aku kira 2tahun mereka tak saling bertemu karena keterbatasan ekonomi, ternyata tidak..

sepiring nasi goreng dan teh hangat telah kami habiskan, mereka berpamitan untuk melanjutkan langkahnya kerumah anak,cucu tercinta.. kusar ankan mereka menunggu bis saja lagi disebrang jalan, œmbah niki wonten arto sekedik kagem nitih bis, mugi-mugi simbah slamet dugi Klaten pinanggih kaliyan anak kalian putu nipun amin..(nek ini ada uang sedikit untuk naik bis, semoga kakek nenek selamat sampai Klaten bertemu dengan anak cucu amin..)/ tak henti mereka mengucapkan terima kasih, œmugi-mugi Tuhan mbales kabechikan genduk tikel-tikel nduk,, simbah matur nuwun sanget, simbah mboten saget mbales,Tuhan engkang mbales niki sedhoyo nduk(moga-moga Tuhan membalas kebaikan nak dengan berlipat-lipat,nenek dan kakek berterima kasih,Tuhan yang akan membalas ini semua nak)

setelah bersalaman kupandangi mereka menyebrang dan menunggu bis ke arah Klaten dengan wajah yang kembali bersemangat, aku berharap mereka bertemu dengan anak dan cucunya dengan selamat, dengan membawa rindu yang teramat sangat, selamat jalan nek,kek.. kulambaikan tanganku sambil melajukan kendaraan, kulihat mereka melambaik an tangan mereka juga

akhirnya malam itu menjadi malam yang mengharukan, kupejemkan mataku kembali dengan hati yang lega, hariku ini lebih sempurna karena aku bisa melengkapi hidup orang lain.

See u nenek, see u kakek.

sumber:http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2011/03/25/perjalanan-sepasang-tua-renta-terhenti-karena-ongkos-349573.html